PORTAL RESMI – Sains Versi lebih sederhana dan lebih tua dari Stonehenge ditemukan 5 km dari situs terkenal tersebut

Versi lebih sederhana dan lebih tua dari Stonehenge ditemukan 5 km dari situs terkenal tersebut

Arkeolog menemukan struktur kuno yang diyakini sebagai versi lebih sederhana dan lebih tua dari Stonehenge. Situs tersebut berada di Bulford, Wiltshire, Inggris. Lokasinya hanya sekitar lima kilometer dari monumen Stonehenge yang terkenal. Penanggalan radiokarbon menunjukkan struktur tersebut berusia sekitar 5.000 tahun.

Struktur itu diperkirakan sekitar 500 tahun lebih tua dibandingkan susunan batu utama Stonehenge. Berbeda dengan Stonehenge, bangunan kuno tersebut tidak menggunakan batu-batu raksasa. Peneliti menemukan bukti keberadaan dua tiang kayu yang berjarak sekitar 120 meter. Kini, bagian yang tersisa dari struktur tersebut hanya berupa dua lubang di tanah.

Menariknya, kedua tiang tersebut memiliki posisi yang berkaitan dengan pergerakan Matahari. Arahnya sejajar dengan Matahari terbit ketika titik balik Matahari musim panas. Posisi lainnya mengarah menuju Matahari terbenam ketika titik balik Matahari musim dingin. Kesamaan tersebut membuat peneliti menyebutnya sebagai kemungkinan “prototipe” Stonehenge.

Penggalian juga menemukan pecahan tembikar, peralatan batu api, dan tulang hewan di sekitar lokasi. Temuan tersebut mengindikasikan masyarakat prasejarah kemungkinan pernah berkumpul dan mengadakan aktivitas bersama di sana. Penelitian dipimpin arkeolog Phil Harding bersama tim dari Wessex Archaeology. Situs sebenarnya telah digali antara 2015 hingga 2017 sebelum analisis terbaru mengungkap arti pentingnya.

Penemuan ini memberikan petunjuk baru mengenai perkembangan pengetahuan astronomi masyarakat prasejarah Inggris. Mereka ternyata telah mengamati pergerakan Matahari jauh sebelum susunan batu utama Stonehenge dibangun. Namun, peneliti belum memastikan struktur Bulford merupakan pendahulu langsung Stonehenge. Temuan tersebut setidaknya menunjukkan tradisi penandaan titik balik Matahari telah berkembang sejak ribuan tahun lalu.

Related Post