PORTAL RESMI – Trend Riset: 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pernah Curhat ke AI

Riset: 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pernah Curhat ke AI

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara Generasi Z mencari teman berbagi cerita. Hasil riset terbaru menunjukkan sekitar enam dari sepuluh Gen Z di Indonesia mengaku pernah mencurahkan perasaan atau meminta saran kepada AI. Fenomena tersebut mencerminkan semakin tingginya adopsi teknologi dalam kehidupan sehari-hari. AI dinilai mudah diakses kapan saja dan mampu memberikan respons secara instan. Namun, para ahli mengingatkan AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan hubungan antarmanusia.

Riset tersebut menunjukkan alasan utama Gen Z menggunakan AI adalah karena merasa lebih nyaman menyampaikan masalah tanpa takut dihakimi. Sebagian responden memanfaatkan AI untuk meminta saran mengenai pendidikan, pekerjaan, hubungan, hingga kesehatan mental. Kemudahan akses melalui ponsel juga menjadi faktor yang mendorong penggunaan AI. Selain itu, AI dianggap mampu membantu menyusun ide atau memberikan sudut pandang baru terhadap suatu persoalan.

Meski demikian, para psikolog mengingatkan AI memiliki keterbatasan dalam memahami emosi manusia secara utuh. Respons yang diberikan AI didasarkan pada pola data dan bukan pengalaman emosional. Karena itu, AI sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti dukungan dari keluarga, teman, atau tenaga profesional. Untuk masalah yang serius, konsultasi dengan psikolog tetap menjadi pilihan yang lebih tepat. Interaksi langsung dinilai penting untuk menjaga kesehatan mental.

Para peneliti menilai tren curhat kepada AI akan terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital. Di sisi lain, literasi digital perlu diperkuat agar masyarakat memahami manfaat sekaligus keterbatasan AI. Pengguna juga diimbau berhati-hati saat membagikan informasi pribadi kepada layanan berbasis kecerdasan buatan. Dengan pemanfaatan yang bijak, AI dapat menjadi alat pendukung yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hubungan sosial di dunia nyata tetap memiliki peran yang tidak tergantikan.

Related Post