PORTAL RESMI – Sains Israel Jadi Tempat Lahirnya Tradisi Pemakaman Manusia 120.000 Tahun Lalu

Israel Jadi Tempat Lahirnya Tradisi Pemakaman Manusia 120.000 Tahun Lalu

Penelitian terbaru menunjukkan wilayah Levant, termasuk Israel, kemungkinan menjadi tempat lahir Tradisi Pemakaman Manusia sekitar 120.000 tahun lalu. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah para arkeolog menganalisis puluhan situs pemakaman prasejarah yang digunakan oleh Homo sapiens dan Neanderthal.

Para peneliti menemukan sedikitnya 32 situs pemakaman di kawasan Levant. Sebanyak 17 situs berkaitan dengan Neanderthal. Sebanyak 15 situs lainnya digunakan oleh Homo sapiens. Temuan itu menunjukkan kedua spesies manusia pernah mengembangkan praktik pemakaman pada periode yang hampir bersamaan.

Menurut para arkeolog, praktik menguburkan jenazah bukan sekadar cara menangani kematian. Tradisi tersebut diduga memiliki makna sosial dan simbolis. Pemakaman juga kemungkinan menjadi cara kelompok manusia purba menandai wilayah yang mereka tempati secara turun-temurun.

Bukti lain ditemukan di Gua Qafzeh, Israel. Situs itu menyimpan pemakaman manusia modern yang diperkirakan berusia sekitar 100.000 tahun. Di sekitar kerangka ditemukan oker merah dan benda-benda yang diduga digunakan dalam ritual pemakaman.

Meski demikian, para ilmuwan menegaskan bahwa Israel bukan berarti menjadi lokasi pertama manusia muncul. Bukti yang ada hanya menunjukkan kawasan Levant kemungkinan menjadi tempat berkembangnya tradisi pemakaman secara sistematis. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan bagaimana praktik tersebut menyebar ke wilayah lain di dunia.

Related Post