Perubahan tren media sosial kembali terjadi seiring meningkatnya popularitas Threads dalam beberapa bulan terakhir. Platform besutan Meta itu semakin ramai digunakan oleh pengguna maupun berbagai merek. Pergeseran ini terlihat setelah aktivitas di sejumlah media sosial lama mulai menurun. Banyak pengguna memilih Threads karena menawarkan suasana percakapan yang lebih nyaman dan santai.
Laporan Indonesia Millennial and Gen Z Report 2027 mencatat banyak brand mulai mengalihkan aktivitas digital ke Threads. Perpindahan tersebut dipicu keinginan membangun komunikasi yang lebih autentik dengan audiens. Beberapa perusahaan juga menilai Threads lebih minim risiko munculnya perdebatan yang merugikan citra merek. Karena itu, interaksi di platform tersebut dinilai lebih relevan untuk membangun hubungan jangka panjang.
Popularitas Threads juga tercermin dari pertumbuhan jumlah penggunanya. Platform itu mencatat sekitar 141,5 juta pengguna aktif harian versi seluler pada awal 2026. Angka tersebut melampaui pengguna aktif harian X yang berada di kisaran 132 juta. Sementara itu, Threads telah memiliki lebih dari 450 juta pengguna aktif bulanan secara global. Pertumbuhan tersebut menunjukkan daya tarik Threads terus meningkat di berbagai negara.
Meski demikian, media sosial lama belum sepenuhnya ditinggalkan pengguna maupun brand. Banyak perusahaan masih mempertahankan kehadiran di beberapa platform sekaligus. Strategi tersebut dinilai efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Para pelaku industri digital juga menilai perpindahan ke Threads masih berada pada tahap awal. Karena itu, pendekatan multi-platform tetap menjadi pilihan utama dalam strategi komunikasi digital saat ini.
