PORTAL RESMI – Sains Ilmuwan Rekam Ikan Laut Dalam “Moonwalk” Mundur, Gerakannya Mirip Udang

Ilmuwan Rekam Ikan Laut Dalam “Moonwalk” Mundur, Gerakannya Mirip Udang

Untuk pertama kalinya, ilmuwan berhasil merekam langsung ikan laut dalam berjalan mundur di habitat alaminya. Perilaku unik tersebut ditemukan di Laut China Selatan.

Ikan tersebut merupakan Scalicus engyceros, anggota kelompok armored searobin dari keluarga Peristediidae. Peneliti mengamatinya pada kedalaman sekitar 350 hingga 500 meter di perairan utara Laut China Selatan.

Dalam rekaman, ikan itu menggunakan duri sirip dadanya seperti kaki untuk bergerak di atas sedimen. Gerakannya terlihat menyerupai moonwalk karena tubuh bergerak mundur tanpa berbalik arah.

Selain berjalan mundur, Scalicus engyceros juga mampu bergerak menyamping. Pola tersebut menyerupai cara kepiting atau udang berpindah di permukaan dasar laut.

Kemampuan tersebut didukung struktur tubuh yang sangat khas. Duri sirip dada ikan ini mengeras dan dapat digerakkan secara independen untuk menopang tubuh saat merayap.

Ikan ini juga memiliki sungut bercabang di sekitar moncongnya. Struktur tersebut membantu mendeteksi makanan dan menyelidiki sedimen ketika mencari mangsa di dasar laut.

Rekaman diperoleh menggunakan kapal selam berawak Shenhaiyongshi dan kendaraan bawah air Haiqin. Teknologi tersebut memungkinkan ilmuwan mengamati perilaku hewan laut secara langsung tanpa menangkapnya.

Penelitian berjudul “Walking Fish” dipimpin Han Tian dari Sun Yat-sen University. Kajian tersebut diterbitkan dalam jurnal Ocean-Land-Atmosphere Research pada 30 Juli 2026.

Temuan ini memperlihatkan bagaimana kehidupan laut dalam memiliki kemampuan bergerak yang sebelumnya sulit diamati. Teknologi eksplorasi modern membuka peluang menemukan lebih banyak perilaku unik di kedalaman samudra.

Related Post

Kurangi Risiko Kecelakaan, China Percepat Penggunaan Robot di Tambang BerbahayaKurangi Risiko Kecelakaan, China Percepat Penggunaan Robot di Tambang Berbahaya

China mempercepat penggunaan kecerdasan buatan dan robot untuk meningkatkan keselamatan di tambang batu bara berisiko tinggi. Kebijakan tersebut menargetkan tambang yang rawan bencana atau pernah mengalami kecelakaan besar. Pemerintah mendorong