Industri pemakaman mulai menarik perhatian anak muda China sebagai pilihan karier. Bidang ini perlahan meninggalkan stigma sebagai pekerjaan yang kurang diminati.
Perubahan tersebut terlihat dari munculnya berbagai profesi baru dalam layanan pemakaman. Salah satunya adalah perencana upacara perpisahan yang merancang prosesi secara personal. Konsep tersebut memperhatikan karakter, perjalanan hidup, dan kenangan tentang mendiang.
Ran Yixuan menjadi salah satu anak muda yang menekuni bidang tersebut. Ia merupakan lulusan teknologi dan manajemen pemakaman modern dari Chongqing City Management College. Setelah lulus, Ran telah bekerja selama sekitar tujuh tahun di industri tersebut.
Ketertarikan generasi muda juga terlihat melalui pendidikan formal. China Civil Affairs University membuka program sarjana studi pemakaman pada 2024. Program tersebut kemudian menjadi salah satu jurusan yang populer di universitas tersebut.
Industri pemakaman kini juga semakin mengadopsi pendekatan kreatif dan personal. Ran, misalnya, membuat persembahan dari kertas berbentuk makanan untuk mengenang orang yang telah meninggal. Upacara perpisahan mulai dirancang dengan perhatian terhadap desain dan estetika.
Profesi lain juga muncul dari latar belakang berbeda. Li Yu sebelumnya bekerja sebagai desainer interior sebelum menjadi perencana upacara perpisahan. Ia kini merancang prosesi berdasarkan kehidupan dan karakter setiap mendiang.
Perubahan tersebut menunjukkan industri pemakaman tidak lagi hanya berkaitan dengan pengurusan jenazah. Bidang ini membutuhkan kemampuan komunikasi, empati, perencanaan, serta keterampilan teknis. Di Amerika Serikat, pekerja layanan pemakaman juga diproyeksikan tumbuh empat persen hingga 2035.
Masuknya generasi muda turut mengubah cara masyarakat memandang profesi tersebut. Pekerjaan di industri pemakaman kini dipandang sebagai layanan sosial yang membutuhkan keahlian khusus. Perubahan ini membuka peluang karier sekaligus menghadirkan cara baru menghormati orang yang telah meninggal.
