Grand Prix Belgia 2026 menghadirkan perubahan susunan starting grid setelah empat pembalap menerima penalti sebelum balapan. Fernando Alonso, Lando Norris, Isack Hadjar, dan Lance Stroll dijatuhi hukuman karena melakukan pergantian komponen mesin melebihi batas regulasi Formula 1 musim ini. Keputusan tersebut diumumkan FIA usai sesi kualifikasi di Sirkuit Spa-Francorchamps. Penalti membuat posisi start keempat pembalap mengalami kemunduran dibanding hasil kualifikasi.
Lando Norris menerima penalti turun 10 posisi akibat penggunaan komponen baru pada unit daya mobil McLaren. Fernando Alonso dan Lance Stroll dari Aston Martin juga mendapat hukuman serupa setelah tim mengganti beberapa elemen power unit. Pergantian dilakukan untuk meningkatkan keandalan mobil menjelang balapan. Namun, keputusan tersebut membuat keduanya kehilangan posisi strategis di grid.
Sementara itu, Isack Hadjar menerima penalti paling berat setelah tim Racing Bulls mengganti sejumlah komponen melebihi kuota yang diizinkan. Akumulasi pelanggaran membuat pembalap muda asal Prancis itu harus memulai balapan dari barisan paling belakang. Kondisi tersebut dipastikan menyulitkan Hadjar dalam upaya meraih poin di Spa. Ia harus mengandalkan strategi balapan dan peluang insiden untuk menembus posisi depan.
Perubahan grid akibat penalti memberikan keuntungan bagi beberapa pembalap lain, termasuk George Russell dan Charles Leclerc yang naik posisi. Kimi Antonelli tetap mempertahankan pole position setelah mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi. Max Verstappen juga tetap berada di barisan depan dan menjadi pesaing utama Mercedes. Balapan GP Belgia 2026 diprediksi berlangsung menarik karena perubahan strategi serta peluang menyalip di Sirkuit Spa-Francorchamps.
