Impor Barang China ke Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilainya mencapai US$39 miliar, menjadikan China sebagai negara pemasok barang terbesar bagi Indonesia.
Kepala BPS menjelaskan impor dari China didominasi oleh mesin, peralatan elektronik, bahan baku industri, serta berbagai produk manufaktur. Komoditas tersebut masih dibutuhkan untuk mendukung aktivitas industri dan proses produksi di dalam negeri.
Selain China, Indonesia juga mengimpor barang dari Jepang, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan. Namun, nilai impor dari China masih menjadi yang tertinggi. Hal itu menunjukkan kuatnya hubungan perdagangan antara kedua negara.
BPS menilai tingginya impor tidak selalu berdampak negatif. Sebagian besar barang yang masuk merupakan bahan baku dan barang modal untuk industri. Ketersediaan bahan tersebut membantu menjaga aktivitas produksi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah terus memantau perkembangan impor dan ekspor untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan. Berbagai kebijakan juga disiapkan guna meningkatkan daya saing industri dalam negeri. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat produksi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap barang impor di masa depan.
