Menteri Pertanian Amran Sulaiman memutuskan memangkas tunjangan kinerja (tukin) pejabat Kementerian Pertanian sebesar 30 persen. Kebijakan tersebut diambil untuk membantu Peternak Ayam yang menghadapi tekanan akibat anjloknya harga ayam hidup di tingkat peternak.
Amran mengatakan dana hasil pemotongan tukin akan dialokasikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peternak. Menurutnya, pemerintah harus hadir ketika masyarakat, khususnya peternak, menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia menjelaskan harga ayam hidup yang rendah membuat banyak peternak mengalami kerugian. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar usaha peternakan tetap berjalan. Pemerintah juga terus mencari solusi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.
Selain bantuan tersebut, Kementerian Pertanian berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperbaiki tata niaga unggas. Upaya itu mencakup pengendalian produksi, penguatan distribusi, serta menjaga stabilitas harga di tingkat peternak. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha peternakan.
Amran berharap kebijakan ini dapat meringankan beban peternak ayam. Ia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Pertanian menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat. Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan sektor peternakan agar tetap menjadi penopang ketahanan pangan nasional.
