PORTAL RESMI – Trend Ramai Tren ‘Boy Sober’, Wanita Kini Pilih Stop Pacaran & Seks

Ramai Tren ‘Boy Sober’, Wanita Kini Pilih Stop Pacaran & Seks

Tren boy sober semakin populer di kalangan perempuan muda, terutama Generasi Z. Istilah ini menggambarkan keputusan untuk berhenti berkencan, berhubungan seksual, dan mencari pasangan selama periode tertentu. Tujuannya bukan membenci laki-laki. Banyak perempuan menganggapnya sebagai waktu untuk memulihkan diri dan mengenali kebutuhan pribadi. Tren tersebut mulai viral melalui TikTok pada pertengahan 2024.

Konsep boy sober dipopulerkan kreator konten asal Amerika Serikat, Hope Woodard. Ia memutuskan menjalani satu tahun tanpa pacaran maupun hubungan seksual. Keputusan itu muncul setelah mengalami hubungan yang melelahkan secara emosional. Pengalamannya mendapat perhatian luas dan menginspirasi banyak perempuan mengikuti langkah serupa. Mereka memilih fokus pada kesehatan mental, karier, dan pertemanan dibanding hubungan romantis.

Fenomena tersebut juga dipicu meningkatnya kejenuhan terhadap budaya kencan modern. Banyak perempuan mengeluhkan ghosting, situationship, dan hubungan tanpa kejelasan komitmen. Sebagian memilih menghapus aplikasi kencan untuk sementara waktu. Mereka berharap dapat membangun kembali rasa percaya diri tanpa bergantung pada validasi pasangan. Sejumlah psikolog menilai jeda tersebut dapat membantu seseorang memahami pola hubungan yang kurang sehat.

Meski demikian, para ahli menegaskan boy sober bukan berarti menolak cinta selamanya. Tren ini lebih dipandang sebagai bentuk refleksi diri yang dilakukan secara sadar. Setelah merasa siap, seseorang tetap bisa kembali menjalin hubungan yang lebih sehat. Fenomena ini menunjukkan perubahan cara pandang Generasi Z terhadap percintaan. Bagi banyak perempuan, kebahagiaan kini tidak lagi selalu bergantung pada memiliki pasangan romantis.

Related Post