PORTAL RESMI – Olahraga Ducati Dikritik Bak ‘Timnas Spanyol’, Tardozzi Merespons Begini

Ducati Dikritik Bak ‘Timnas Spanyol’, Tardozzi Merespons Begini

Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menanggapi perbandingan timnya dengan Timnas Spanyol yang ramai diperbincangkan di MotoGP 2026. Kritik tersebut muncul karena Ducati dinilai terlalu didominasi pembalap asal Spanyol. Tardozzi menegaskan Ducati tidak pernah memilih pembalap berdasarkan kewarganegaraan. Menurutnya, tim hanya mempertimbangkan performa, bakat, dan kemampuan setiap pembalap. Pernyataan itu disampaikan menjelang seri MotoGP Jerman di Sachsenring.

Tardozzi menjelaskan Ducati selalu membuka peluang bagi pembalap dari berbagai negara. Ia menilai dominasi pembalap Spanyol terjadi karena banyak talenta terbaik MotoGP saat ini memang berasal dari negara tersebut. Menurutnya, keberhasilan seorang pembalap ditentukan hasil di lintasan, bukan asal negaranya. Ducati juga mengklaim seluruh keputusan perekrutan dilakukan berdasarkan evaluasi teknis dan kebutuhan tim.

Dalam beberapa musim terakhir, Ducati memang diperkuat sejumlah pembalap Spanyol, termasuk Marc Marquez, Alex Marquez, Fermin Aldeguer, dan Alex Rins yang membela tim satelit. Kondisi tersebut memunculkan anggapan bahwa Ducati lebih mengutamakan pembalap Spanyol dibanding negara lain. Namun, Tardozzi menolak anggapan tersebut dan menegaskan Ducati tetap memiliki pembalap dari Italia, Prancis, hingga negara lainnya di berbagai tim yang menggunakan motor Ducati.

Tardozzi juga menyebut keberhasilan Ducati dalam beberapa musim terakhir tidak lepas dari kualitas motor Desmosedici yang kompetitif. Faktor tersebut membuat banyak pembalap ingin bergabung dengan pabrikan asal Italia itu. Persaingan untuk mendapatkan kursi Ducati pun semakin ketat setiap musim. Karena itu, tim harus memilih pembalap dengan performa terbaik untuk mempertahankan daya saing di MotoGP.

Ducati saat ini masih menjadi salah satu tim paling dominan di MotoGP 2026. Meski mendapat berbagai kritik, Tardozzi memastikan fokus utama tim adalah mempertahankan performa di setiap balapan. Ia berharap perhatian publik lebih tertuju pada persaingan di lintasan daripada asal negara para pembalap. Ducati optimistis mampu kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia musim ini.

Related Post