PORTAL RESMI – Sains Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir

Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir

Matahari akan terus bertambah terang dan panas seiring bertambahnya usianya. Kondisi tersebut memang akan memengaruhi iklim Bumi dalam jangka sangat panjang. Namun, ilmuwan menegaskan kehidupan di Bumi tidak akan segera berakhir. Penelitian terbaru memperkirakan biosfer Bumi masih mampu mendukung kehidupan selama sekitar 1,8 miliar tahun lagi. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal JGR Atmospheres dan dipimpin astrobiolog Jacob Haqq-Misra bersama Eric Wolf.

Para peneliti menggunakan 29 model iklim untuk memproyeksikan masa depan Bumi. Seiring bertambahnya usia Matahari, energi yang dipancarkannya akan terus meningkat. Saat ini, Matahari memancarkan sekitar sepertiga lebih banyak energi dibandingkan saat tata surya terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Peningkatan tersebut perlahan akan membuat suhu Bumi terus naik dan mengubah kondisi lingkungan.

Penelitian menjelaskan ancaman terbesar bukan terjadi dalam waktu dekat. Sekitar dua miliar tahun mendatang, suhu Bumi diperkirakan cukup tinggi untuk mengganggu proses fotosintesis. Kadar karbon dioksida juga akan terus menurun sehingga tumbuhan kesulitan bertahan hidup. Jika fotosintesis berhenti, rantai makanan akan runtuh dan kehidupan kompleks perlahan menghilang. Pada fase berikutnya, lautan diperkirakan mulai menguap akibat radiasi Matahari yang semakin kuat.

Meski demikian, studi terbaru justru memberikan kabar lebih optimistis dibanding penelitian sebelumnya. Peneliti menemukan beberapa jenis tumbuhan, termasuk tanaman dengan mekanisme fotosintesis CAM seperti kaktus, memiliki kemampuan bertahan lebih lama pada kondisi ekstrem. Model iklim terbaru juga memperhitungkan ketahanan tumbuhan laut yang mampu memanfaatkan karbon dari lingkungan perairan. Faktor tersebut membuat umur biosfer Bumi diperkirakan lebih panjang daripada estimasi lama.

Temuan ini turut membantu ilmuwan mencari planet lain yang berpotensi dihuni. Dengan memahami batas ketahanan kehidupan terhadap peningkatan suhu dan perubahan atmosfer, peneliti dapat menyusun model yang lebih akurat dalam pencarian kehidupan di luar Tata Surya. Meski Matahari akan terus memanas, ancaman terhadap berakhirnya kehidupan di Bumi masih berada dalam skala waktu miliaran tahun, bukan dalam waktu dekat.

Related Post