Jejak Arsene Wenger sebagai pelatih Arsenal kini terlihat dari banyaknya mantan pemain yang beralih menjadi pelatih. Mikel Arteta menjadi nama paling sukses setelah membawa Arsenal menjuarai Premier League 2025/2026. Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian 22 tahun Arsenal untuk kembali menjadi juara liga.
Arteta bukan satu-satunya mantan pemain Wenger yang menekuni dunia kepelatihan. Cesc Fabregas juga membangun karier sebagai pelatih bersama Como. Ia membawa klub Italia tersebut finis di posisi keempat Serie A dan meraih tiket Liga Champions. Prestasi itu menjadi pencapaian besar dalam pekerjaan kepelatihan pertamanya.
Nama lain adalah Jack Wilshere yang kini menangani Luton Town. Sebelumnya, ia bekerja di akademi Arsenal dan sempat menjadi pelatih interim Norwich City. Aaron Ramsey juga mulai menapaki jalur serupa setelah ditunjuk sebagai pelatih Oxford United. Keduanya menunjukkan semakin luasnya pengaruh Wenger di generasi pelatih baru.
Patrick Vieira juga merupakan bagian dari generasi pemain Wenger yang kemudian menjadi pelatih. Mantan kapten Arsenal tersebut kini dipercaya menangani Timnas Senegal. Sebelumnya, Vieira memiliki pengalaman melatih New York City FC, Nice, Crystal Palace, Strasbourg, dan Genoa. Sementara itu, Robin van Persie pernah menangani Feyenoord hingga Juni 2026.
Fenomena tersebut mengingatkan pada generasi pemain Sir Alex Ferguson yang kemudian masuk dunia kepelatihan. Namun, banyak mantan pemain Ferguson kini lebih dikenal sebagai analis atau komentator. Sementara itu, lulusan era Wenger masih aktif mengisi sejumlah kursi pelatih. Arteta, Fabregas, Vieira, Wilshere, dan Ramsey menjadi contoh bagaimana warisan Wenger berlanjut di pinggir lapangan.
