Jake Paul dan Khabib Nurmagomedov merupakan dua nama besar dalam olahraga tarung dunia. Namun, keduanya tidak pernah bertanding secara resmi di ring atau oktagon. Narasi Jake Paul “kalah” dari Khabib lebih berkaitan dengan perseteruan verbal mereka. Perdebatan tersebut sempat mencuri perhatian penggemar MMA dan tinju dunia.
Perseteruan mencuat setelah Jake Paul beberapa kali menyampaikan ketertarikannya menghadapi petarung MMA. Pada Januari 2022, Khabib bahkan membuka peluang Paul bergabung dengan Eagle FC. Promosi MMA tersebut berada di bawah kepemilikan mantan juara kelas ringan UFC tersebut. Paul kemudian merespons tawaran itu dengan tantangan yang melibatkan Khabib secara langsung.
Paul mengatakan dirinya bersedia bertarung di Eagle FC apabila Khabib menjadi lawannya. Tantangan tersebut tidak berkembang menjadi pertandingan resmi. Khabib telah pensiun dari MMA profesional sejak 2020 dengan rekor sempurna 29 kemenangan tanpa kekalahan. Ia mengakhiri karier setelah mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254 di Abu Dhabi.
Perbedaan kemampuan gulat kemudian menjadi bagian penting dalam pembicaraan mengenai kemungkinan duel mereka. Khabib dikenal melalui kemampuan grappling dan tekanan yang mendominasi lawan selama kariernya. Sementara itu, Paul lebih banyak membangun karier profesional melalui pertandingan tinju. Kondisi tersebut membuat pertarungan MMA hipotetis antara keduanya menghasilkan banyak perdebatan penggemar.
Karena itu, istilah Jake Paul “kalah” dari Khabib sebaiknya tidak dipahami sebagai hasil pertandingan nyata. Tidak terdapat catatan pertarungan profesional antara Jake Paul dan Khabib Nurmagomedov. Keduanya hanya pernah terlibat dalam tantangan dan pembicaraan mengenai kemungkinan duel. Hingga kini, rekor profesional Khabib tetap sempurna tanpa kekalahan sepanjang karier MMA.
