Sepatu kulit buatan Mojokerto, Jawa Timur, semakin diminati Generasi Z berkat desain modern dan kualitas yang kompetitif. Produk tersebut diproduksi pelaku UMKM yang memadukan teknik pembuatan tradisional dengan gaya kekinian. Selain mengandalkan bahan kulit asli, produsen juga menerapkan sistem kode unik pada setiap model sepatu. Kode tersebut memudahkan pembeli mengenali desain, ukuran, dan seri produk. Popularitasnya terus meningkat melalui promosi di media sosial dan lokapasar.
Setiap kode memiliki arti berbeda sesuai tipe dan karakter sepatu yang ditawarkan. Beberapa model dibuat khusus untuk penggunaan kasual, sementara lainnya cocok dipakai bekerja atau menghadiri acara resmi. Produsen juga rutin menghadirkan seri baru mengikuti tren fesyen anak muda. Desain yang simpel menjadi salah satu alasan produk tersebut digemari Gen Z. Pilihan warna netral membuat sepatu mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian.
Harga sepatu kulit buatan Mojokerto cukup beragam sesuai model dan jenis bahan yang digunakan. Produk dipasarkan mulai sekitar Rp300 ribu hingga lebih dari Rp1 juta per pasang. Rentang harga tersebut dinilai masih kompetitif dibandingkan produk sejenis dari merek luar negeri. Pelaku usaha juga memberikan garansi untuk beberapa model tertentu. Strategi tersebut dilakukan guna meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
Pelaku UMKM berharap meningkatnya minat Generasi Z mampu memperluas pasar sepatu kulit asal Mojokerto. Mereka terus berinovasi menghadirkan desain yang mengikuti perkembangan tren tanpa mengurangi kualitas. Dukungan promosi digital juga membantu produk menjangkau pembeli dari berbagai daerah di Indonesia. Keberhasilan tersebut diharapkan memperkuat posisi Mojokerto sebagai salah satu sentra industri sepatu kulit nasional.
