PORTAL RESMI – Trend Bukan TikTok dan Instagram, Ternyata Ini Aplikasi Favorit Gen Z

Bukan TikTok dan Instagram, Ternyata Ini Aplikasi Favorit Gen Z

TikTok dan Instagram sering dianggap sebagai aplikasi yang paling melekat dengan kehidupan digital Generasi Z. Namun, sejumlah survei menunjukkan YouTube tetap memiliki posisi sangat kuat di kelompok usia muda. Data Statista menunjukkan YouTube termasuk tiga jejaring sosial favorit Gen Z di Amerika Serikat. Tingkat penggunaannya berada dalam rentang 79 hingga 91 persen bersama Instagram dan TikTok.

Temuan tersebut memperlihatkan kebiasaan digital Gen Z tidak hanya berpusat pada konten video pendek. YouTube menawarkan video panjang, Shorts, musik, podcast, tutorial, hingga konten pendidikan. Fleksibilitas tersebut membuat platform ini dapat digunakan untuk hiburan sekaligus mencari informasi. Survei Comscore sebelumnya mencatat YouTube menjangkau 84 persen pengguna internet seluler Gen Z. Angka tersebut mengungguli TikTok, Snapchat, dan Instagram dalam penelitian tersebut.

Tren penggunaan platform juga terlihat dari laporan Sprout Social yang diterbitkan pada 2026. Laporan tersebut menyebut 74 persen pengguna media sosial Gen Z menggunakan YouTube. Sementara TikTok digunakan 72 persen kelompok tersebut dalam laporan yang sama. Namun, Facebook dan Instagram tercatat digunakan sekitar 80 persen pengguna Gen Z.

Kondisi di Indonesia menunjukkan pola yang berbeda karena TikTok masih sangat dominan. Survei APJII 2026 mencatat TikTok paling sering diakses oleh 31,8 persen responden Indonesia. Facebook mencapai 29,4 persen, sedangkan Instagram berada pada 27,7 persen. Survei tersebut melibatkan 8.700 responden dari 38 provinsi pada Februari hingga Maret 2026.

Karena itu, sebutan aplikasi favorit Gen Z sangat bergantung pada wilayah dan metode survei. YouTube unggul dalam sejumlah penelitian internasional, terutama untuk jangkauan pengguna muda. Sementara TikTok dan Instagram tetap menjadi pemain utama dalam kebiasaan digital generasi tersebut. Perbedaan ini menunjukkan Gen Z menggunakan beberapa platform untuk kebutuhan berbeda, bukan hanya mengandalkan satu aplikasi.

Related Post