Carlo Ancelotti mengungkap alasan dirinya menolak kesempatan menjadi pelatih Timnas Italia. Pelatih asal Italia tersebut memilih melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Brasil. Ancelotti menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan komitmen profesional yang sudah dibangunnya bersama Brasil. Ia tidak ingin meninggalkan proyek yang sedang dijalankan demi mengambil pekerjaan baru.
Nama Ancelotti memang memiliki hubungan panjang dengan sepak bola Italia sepanjang kariernya. Ia pernah membela AS Roma dan AC Milan ketika masih aktif sebagai pemain. Karier kepelatihannya juga mencakup Parma, Juventus, AC Milan, dan Napoli. Bersama Milan, Ancelotti meraih berbagai trofi bergengsi dan membangun reputasi sebagai pelatih elite Eropa.
Kesempatan menangani Italia sebenarnya bukan hal baru bagi Ancelotti. Ia pernah menjadi asisten Arrigo Sacchi di Timnas Italia pada dekade 1990-an. Pengalaman tersebut membuat Ancelotti memahami karakter sepak bola Gli Azzurri dengan baik. Namun, ia kemudian memilih membangun karier sebagai pelatih klub sebelum akhirnya menangani Brasil.
Ancelotti resmi memulai pekerjaannya sebagai pelatih Brasil pada 2025 setelah meninggalkan Real Madrid. Tugas tersebut menjadi pengalaman pertamanya sebagai pelatih kepala sebuah tim nasional. Brasil menunjuk Ancelotti untuk memimpin proyek menuju Piala Dunia 2026. Kepercayaan tersebut membuatnya memilih menghormati pekerjaan dan tanggung jawab bersama Selecao.
Keputusan menolak Italia menunjukkan Ancelotti tetap memprioritaskan komitmennya bersama Brasil. Meski memiliki ikatan kuat dengan negaranya, ia tidak ingin meninggalkan proyek yang sudah berjalan. Italia tetap memiliki arti penting dalam perjalanan panjang karier Ancelotti. Namun, fokus pelatih berpengalaman tersebut kini tetap tertuju pada perkembangan Timnas Brasil.
