PORTAL RESMI – Trend Fenomena ‘Blind Buy’ Parfum Gen Z: Saat Ulasan TikTok Jadi Penentu Utama

Fenomena ‘Blind Buy’ Parfum Gen Z: Saat Ulasan TikTok Jadi Penentu Utama

Fenomena blind buy parfum semakin populer di kalangan Generasi Z seiring berkembangnya konten ulasan di TikTok. Istilah tersebut merujuk pada kebiasaan membeli parfum tanpa mencium aromanya terlebih dahulu. Banyak konsumen hanya mengandalkan ulasan kreator, deskripsi aroma, dan komentar pengguna lain. Tren ini membuat media sosial menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian parfum. Popularitas konten fragrance review turut mendorong peningkatan tren tersebut.

Pengamat perilaku konsumen menjelaskan Generasi Z cenderung mempercayai rekomendasi kreator yang dianggap autentik. Konten video singkat dinilai mampu memberikan gambaran mengenai karakter aroma melalui penjelasan sederhana. Meski demikian, persepsi terhadap aroma bersifat subjektif dan berbeda pada setiap orang. Faktor jenis kulit, suhu tubuh, dan preferensi pribadi dapat memengaruhi hasil akhir parfum. Karena itu, pengalaman orang lain belum tentu sama dengan pengguna baru.

Pelaku industri parfum melihat tren blind buy sebagai peluang memperluas pasar, terutama melalui pemasaran digital. Banyak merek menghadirkan ukuran mini dan discovery set agar konsumen dapat mencoba beberapa aroma. Strategi tersebut membantu mengurangi risiko kekecewaan setelah membeli parfum. Sejumlah merek juga menggandeng kreator konten untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli. Kolaborasi itu dinilai efektif menjangkau konsumen muda yang aktif di media sosial.

Pakar menyarankan konsumen tidak hanya mengandalkan ulasan di media sosial sebelum membeli parfum. Informasi mengenai komposisi aroma dan ketahanan parfum juga perlu dipertimbangkan. Jika memungkinkan, konsumen disarankan mencoba sampel terlebih dahulu sebelum membeli ukuran penuh. Langkah tersebut membantu menemukan parfum yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing. Dengan cara itu, keputusan pembelian menjadi lebih tepat meski tren blind buy terus berkembang.

Related Post