PORTAL RESMI – Sains Selesai Hibernasi, Pesawat NASA Kirim Data dari Jarak 9,5 Miliar Km

Selesai Hibernasi, Pesawat NASA Kirim Data dari Jarak 9,5 Miliar Km

Pesawat antariksa New Horizons milik NASA kembali aktif setelah menjalani hibernasi terpanjang sepanjang misinya. Wahana tersebut kini berada sekitar 9,5 miliar kilometer dari Bumi di kawasan Sabuk Kuiper. Tim pengendali memastikan seluruh sistem pesawat berfungsi normal setelah diaktifkan kembali. New Horizons kini bersiap mengirimkan data ilmiah yang dikumpulkan selama hampir satu tahun terakhir. Sinyal konfirmasi membutuhkan waktu sekitar delapan jam 52 menit untuk mencapai Bumi.

New Horizons memasuki mode hibernasi selama 321 hari sejak 7 Agustus 2025. Mode tersebut digunakan untuk menghemat daya dan mengurangi kebutuhan operasional misi jarak jauh. Meski tidak menerima perintah dari Bumi, pesawat tetap mengumpulkan data ilmiah. Instrumen di dalamnya terus memantau partikel angin Matahari dan debu antariksa. Seluruh data disimpan sebelum dikirimkan setelah pesawat kembali aktif.

Selama masa hibernasi, New Horizons mengirimkan sinyal status setiap pekan melalui Deep Space Network NASA. Menurut manajer operasi misi Alice Bowman, seluruh laporan menunjukkan kondisi pesawat tetap stabil. Setelah aktif kembali, tim akan mengunduh data kesehatan sistem terlebih dahulu. Berikutnya, NASA akan menerima hasil pengamatan dari tiga instrumen ilmiah utama. Pengamatan baru menggunakan spektrograf ultraviolet Alice juga dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

New Horizons diluncurkan pada Januari 2006 sebagai misi eksplorasi Pluto dan Sabuk Kuiper. Wahana ini menjadi pesawat pertama yang memotret Pluto dari dekat pada 2015. Pada 2019, New Horizons juga berhasil menjelajahi objek Sabuk Kuiper bernama Arrokoth. Kini, pesawat tersebut terus melanjutkan penelitian di wilayah terluar Tata Surya. Data yang dikirimkan diharapkan membantu ilmuwan memahami lingkungan antariksa jauh dari pengaruh Matahari.

Related Post