PORTAL RESMI – Trend Apa Itu Tren ‘Barbie Drug’ yang Viral di TikTok?

Apa Itu Tren ‘Barbie Drug’ yang Viral di TikTok?

Tren “Barbie Drug” sedang ramai diperbincangkan di TikTok setelah banyak pengguna membahas zat yang diklaim dapat membuat kulit lebih gelap sekaligus membantu menurunkan berat badan. Istilah tersebut merujuk pada Melanotan, senyawa sintetis yang memengaruhi produksi melanin. Meski viral di media sosial, penggunaannya menimbulkan kekhawatiran dari kalangan medis karena belum disetujui sebagai obat yang aman.

Melanotan awalnya dikembangkan untuk penelitian terkait pigmentasi kulit. Senyawa ini bekerja dengan merangsang produksi melanin sehingga kulit tampak lebih gelap tanpa harus lama terpapar sinar matahari. Namun, produk tersebut sering dipasarkan secara ilegal dengan berbagai klaim manfaat yang belum terbukti secara ilmiah.

Di media sosial, sebagian konten menyebut Barbie Drug dapat memberikan tampilan kulit kecokelatan seperti boneka Barbie. Ada pula yang mengaitkannya dengan penurunan nafsu makan dan berat badan. Para ahli menegaskan bahwa klaim tersebut tidak didukung bukti ilmiah yang memadai dan tidak boleh dijadikan alasan untuk menggunakannya. (Sumber: pakar kesehatan)

Penggunaan Melanotan berisiko menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, sakit kepala, perubahan tekanan darah, hingga perubahan pada tahi lalat dan pigmentasi kulit. Karena banyak produk dijual tanpa pengawasan resmi, kandungan dan dosisnya juga sulit dipastikan. Hal ini meningkatkan risiko terhadap kesehatan pengguna.

Dokter mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengikuti tren kesehatan yang viral di media sosial. Informasi mengenai obat atau suplemen sebaiknya selalu dikonfirmasi kepada tenaga medis. Produk yang tidak memiliki izin edar resmi berpotensi membahayakan karena belum melalui pengujian keamanan yang memadai.

Fenomena Barbie Drug menunjukkan bahwa tren di media sosial dapat memengaruhi keputusan kesehatan masyarakat. Karena itu, literasi digital menjadi semakin penting agar pengguna mampu membedakan informasi yang didukung bukti ilmiah dengan klaim yang menyesatkan. Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi langkah paling aman sebelum mencoba produk apa pun.

Related Post

Ramai “Life Hack” Pertalite Campur Pertamax Turbo, Benarkah Bikin Kendaraan Lebih Irit?Ramai “Life Hack” Pertalite Campur Pertamax Turbo, Benarkah Bikin Kendaraan Lebih Irit?

Belakangan ini beredar “life hack” di media sosial yang menyarankan mencampur Pertalite dengan Pertamax Turbo agar kendaraan lebih irit. Klaim tersebut memicu perdebatan di kalangan pengguna kendaraan bermotor. Hingga kini,