PORTAL RESMI – Sains Peneliti BRIN Baca Jejak Tsunami Aceh Pakai Teknologi Laser

Peneliti BRIN Baca Jejak Tsunami Aceh Pakai Teknologi Laser

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengungkap jejak Tsunami Aceh 2004 menggunakan teknologi berbasis laser. Metode tersebut memanfaatkan Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) untuk mengidentifikasi karakteristik kimia endapan tsunami yang tersembunyi di dalam lapisan tanah. Teknologi ini dinilai mampu memberikan hasil lebih cepat dan akurat dibandingkan beberapa metode analisis geokimia konvensional. Temuan tersebut diharapkan memperkuat riset kebencanaan sekaligus mendukung upaya mitigasi tsunami di Indonesia. Penelitian ini dipublikasikan dalam Microchemical Journal Volume 227 tahun 2026.

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Fotonika BRIN, Rara Mitaphonna, menjelaskan penelitian dilakukan di Desa Pulot, Kabupaten Aceh Besar. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu kawasan yang terdampak paling parah saat Tsunami Samudra Hindia pada 26 Desember 2004. Tim mengambil sampel sedimen hingga kedalaman lebih dari satu meter. Sampel itu mencakup tanah permukaan, lapisan endapan tsunami, serta tanah yang terbentuk sebelum bencana terjadi.

Teknologi LIBS bekerja dengan menembakkan pulsa laser berenergi tinggi ke permukaan sampel tanah. Proses tersebut menghasilkan plasma yang memancarkan cahaya khas sesuai unsur kimia penyusunnya. Melalui analisis spektrum cahaya, peneliti dapat mendeteksi unsur seperti natrium, kalsium, silikon, stronsium, dan barium yang menjadi ciri material laut. LIBS juga mampu mendeteksi unsur ringan dan logam jejak secara bersamaan tanpa proses preparasi kimia yang rumit.

Menurut BRIN, informasi mengenai lokasi, ketebalan, dan komposisi endapan tsunami dapat membantu merekonstruksi jangkauan gelombang serta memperkirakan energi tsunami masa lalu. Data tersebut juga bermanfaat untuk menyusun peta bahaya, mendukung perencanaan tata ruang kawasan pesisir, dan meningkatkan strategi mitigasi bencana. Ke depan, BRIN berharap pengembangan perangkat LIBS portabel memungkinkan identifikasi jejak tsunami dilakukan langsung di lapangan sehingga survei kebencanaan menjadi lebih cepat dan efisien.

Related Post